Tanam Bersama Demplot Perekayasaan Padi Arkansas di Jembrana
Jembrana, 5 Mei 2026 - Dilaksanakan tanam bersama Demplot Perekayasaan Padi Arkansas oleh BRMP Bali di Subak Tegal Jati, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana. Dihadiri berbagai pihak terkait antara lain Dinas Pertanian dan Ketahanan Provinsi Bali, Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Jembrana, Kelsi dan Penyuluh Provinsi Bali, Katimker Penyuluh Pertanian Kabupaten Jembrana, Koordinator BPP dan Penyuluh se Kabupaten Jembrana, BWS Bali Penida, BMKG Stasiun Klimatologi (Staklim) Jembrana, PT. Pupuk Indonesia, Pekaseh dan Petani Subak Tegal Jati serta undangan lainnya.
Kepala BRMP Bali Dr. drh. I Made Rai Yasa, M.P., dalam sambutannya mengatakan Budidaya Padi dengan Sistem Pertanian Modern Advance (PM-AAS) atau juga dikenal dengan Padi Arkansas merupakan budidaya padi padat populasi dan super Intensif. "Oleh karena itu diutamakan penanamannya menggunakan Tabela dan pemupukan yang optimal" ujarnya.
Disebutkan pula Jembrana dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan karena petani Jembrana sudah terbiasa menanam padi sistem Tabela. "Hari ini kita lakukan uji coba seluas 2,5 Ha untuk melihat jarak tanam dan varietas yang paling tepat untuk pelaksanaan sistem tanam padi Arkansas di wilayah Jembrana. Selanjutnya pada bulan Juni akan kita lakukan tanam padi sistem Arkansas seluas 100 Hektar di Subak Tibubeleng, Desa Penyaringan, Jembrana.
Terkait program padi Arkansas Kepala BRMP Bali meminta kerjasama dan dukungan dari pihak-pihak terkait seperti BWS Bali Penida, BMKG Stasiun Klimatologi (Staklim) Jembrana, Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten, dan Penyuluh agar bersama-sama mengawal petani dan jalannya program sesuai dengan Tusi masing-masing. Dengan kolaborasi semua pihak Kepala BRMP Bali optimis padi Arkansas di Bali akan sukses sesuai harapan.
I Nyoman Adijaya selaku penanggung jawab program padi Arkansas menambahkan agar Demplot Perekayasaan dapat dijadikan pembelajaran bersama dan berharap diperoleh rekomendasi jarak tanam dan varietas padi yang tepat untuk sistem tanam padi Arkansas di Bali dan Jembrana khususnya. "Dari dua varietas yang diuji yaitu Inbrida Cakrabuana Agritan dan Hibrida Mapan 05, mana yang akan memberikan produksi terbaik dengan jarak tanam tertentu. Selain dari aspek produksi kita juga akan menghitung dari aspek ekonomis mana yang paling menguntungkan", jelasnya.
Sementara itu Kelsi Penyuluh Provinsi Bali menyatakan dukungan penuh terhadap program padi Arkansas di Jembrana. Dengan adanya keterlibatan dari para PPL setempat yang akan mengawal petani pelaksana dan melakukan pengamatan terhadap perkembangan padi. "Dikarenakan kebutuhan sarana produksi padi sistem Arkansas ini harus diajukan melalui sistem pengusulan CPCL maka kami minta teman-teman PPL membantu petani pelaksana untuk proses pengusulannya segera", ujarnya.